Sanaa,LiputanIslam.com-Juru bicara angkatan bersenjata Yaman menyatakan, Arab Saudi harus menantikan balasan-balasan yang lebih pedih.

Peringatan ini disampaikan Yahya Sarie, Minggu dini hari (16/6) usai serangan pesawat nirawak Yaman ke sejumlah bandara Saudi.

“Pesawat-pesawat nirawak kami sukses melancarkan operasi besar-besaran terhadap bandara Abha dan Jizan,”kata Sarie.

Menurutnya, serangan pertama menyasar ruang kendali nirawak-nirawak Saudi dan menghancurkannya. Sedangkan dalam operasi kedua, pangkalan pengisian bahan bakar bandara internasional Abha menjadi sasaran nirawak tipe Qaher K-2.

Stasiun televisi al-Masirah melaporkan, jubir angkatan bersenjata Yaman menyebut operasi nirawak Yaman ke bandara Abha dan Jizan pada Sabtu malam (15/6) sebagai “serangan akurat” yang melumpuhkan kedua bandara tersebut.

“Kami berjanji kepada rezim Saudi, jika mereka tetap melanjutkan agresi dan blokade, maka, insya Allah, hari-hari yang lebih menyakitkan akan menanti mereka,”kata Sarie.

Usai serangan nirawak Yaman, koalisi Saudi mengklaim berhasil menembak jatuh sebuah rudal balistik di langit Abha.

Serangan nirawak Yaman ke bandara-bandara Saudi baru-baru ini merupakan balasan atas blokade koalisi Saudi dan UEA atas negeri tersebut.

Pemerintah Yaman pada pekan lalu memperingatkan, jika blokade atas bandara Sanaa tidak dihentikan, maka bandara-bandara Saudi dan UEA akan menjadi target sah untuk diserang. (af/alalam)

Baca:

Sikap Oman Terkait Serangan Rudal Yaman Bikin Saudi Naik Darah

Terkait Serangan ke Bandara Abha, Ini Nasihat Mantan PM Qatar kepada Arab Saudi

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*