Riyadh,LiputanIslam.com-Pemerintah Saudi menaikkan tarif pajak atas warganya, menyusul turunnya harga minyak mentah di pasar dunia dan bertambahnya defisit anggaran negara.

Berdasarkan keputusan Dewan Menteri Saudi Senin kemarin (30/1), mulai saat ini warga Saudi harus membayar pajak 5 persen lebih banyak dari sebelumnya.

Keputusan ini diambil sesuai himbauan dari IMF kepada enam negara anggota GCC (Gulf Cooperation Council).

Arab Saudi merupakan pengekspor terbesar minyak mentah di dunia.

Jatuhnya harga minya mentah di musim panas 2014 mengakibatkan ekonomi Saudi terpuruk, hingga menyebabkan defisit anggaran negara sekitar 100 milyar dolar pada tahun 2015.

Untuk tahun 2017, diprediksi bahwa defisit anggaran negara Saudi akan mencapai lebih dari 50 milyar dolar.

Saudi memperoleh tiga perempat pemasukannya dari penjualan minyak. Selain turunnya harga minyak dunia dalam dua tiga tahun terakhir, defisit anggaran negara Saudi juga disebabkan tingginya anggaran militer dalam agresinya ke Yaman.

Guna menekan angka defisit anggarannya, Saudi juga terpaksa mengurangi subsidi bahan bakar. Inilah yang kemudian menyebabkan harga BBM naik di negara ini. (af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL