Damaskus,LiputanIslam.com-Harga minyak mentah naik dua persen menyusul serangan rudal AS ke Suriah dan timbulnya kekhawatiran akan meluasnya konflik di Timteng.

Jumat (7/4), kapal-kapal perang AS meluncurkan puluhan rudal Tomahawk ke arah pangkalan udara Suriah di provinsi Homs.

Serangan ini dilancarkan setelah AS dan sekutunya menuduh pemerintah Bashar Assad bertanggung jawab atas serangan kimia di Idlib. Tuduhan tak berdasar ini telah dibantah keras oleh pemerintah Suriah.

Harga minyak mentah naik menjadi 52,30 dolar per barel. Ini merupakan harga tertinggi minyak selama sebulan terakhir. Di awal Maret, harga minyak sempat menurun drastis.

Serangan AS juga telah membuat indeks saham Eropa turun. Namun harga emas meningkat 1,25 persen dan menjadi 1253 per ons.

Menurut para analis, mengingat bahwa AS menyatakan serangan ini ‘tidak berlanjut,’ besar kemungkinan dampak serangan ini terhadap pasar dunia tidak akan berlangsung lama. (af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL