Gaza,LiputanIslam.com-Ketua kantor politik Hamas menegaskan kelanjutan perjuangan melawan Rezim Zionis. Dia juga menyatakan, rakyat Palestina akan terus mengadakan pawai al-Awdah (Kepulangan).

Seperti dilansir kantor berita Palestina, Maan, Ismail Haniyeh berkata bahwa rakyat Palestina di Gaza telah menuliskan pendirian mereka dengan darah. Mereka juga disebutnya tidak akan melenceng dari jalur muqawamah (resistansi).

Haniyeh menyatakan, tekad dan keteguhan rakyat Palestina lebih dari yang bisa dibayangkan musuh.

”Pembantaian yang dilakukan Rezim Zionis baru-baru ini adalah pertanda bahwa pawai al-Awdah telah menggoyahkan mereka,”kata Haniyeh.

Menurutnya, Gaza dalam pawai-pawai ini telah menampilkan kanvas berlumur darah (syuhada). Kejadian-kejadian terakhir di Gaza menunjukkan bahwa perlawanan bangsa Palestina terus berlanjut.

“Palestina bukan negeri tanpa bangsa. Israel bukan hanya penjajah, tapi juga akan menuju kebinasaan,”tandasnya.

Hal ini disampaikan Haniyeh menyusul ancaman dari PM Israel terkait pawai al-Awdah. Benyamin Netanyahu mengancam akan menghancurkan Hamas jika pawai-pawai ini terus dilanjutkan.

Haniyeh meminta agar PLO mencabut kesepakatan Oslo dan menyusun strategi nasional yang dilandasi prinsip perlawanan menyeluruh. Dia juga menuntut blokade atas Gaza segera diakhiri, karena warga Gaza selalu berjuang melawan kebijakan Trump yang disebut “Kesepakatan Abad Ini.”(af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*