Gaza,LiputanIslam.com-Kepala kantor politik Hamas mengatakan, Rezim Zionis mesti memahami pesan dari unjuk rasa al-Awdah di perbatasan Gaza-Tanah Pendudukan. Jika tidak, kata Ismail Haniyeh, Israel akan menghadapi masa depan yang sulit.

“Semua pihak harus menerima tanggung jawab masing-masing. Unjuk rasa damai al-Awdah akan terus berlanjut hingga tujuannya tercapai,”tegas Haniyeh, saat menghadiri unjuk rasa itu, Jumat (22/3).

“Kami tak akan pernah mundur. Siapa pun yang berpikir kami bisa mengambil satu langkah mundur tanpa meraih tujuan kami, berarti dia telah keliru. Dia harus merevisi perhitungannya kembali,”tegasnya.

Haniyeh menandaskan, Hamas selalu mendukung persatuan rakyat Palestina. “Kita harus bersatu untuk menolak Kesepakatan Abad Ini. Jangan sampai kita mundur dari membela al-Quds dan hak kepulangan (pengungsi Palestina). Rakyat harus mengambil kendali, sebab kita berada di hadapan ancaman strategis,”jelasnya.

Kepala kantor politik Hamas menegaskan, semua pihak harus tegas dalam mengambil sikap terkait tuntutan-tuntutan rakyat Palestina.

“Hamas selalu mengevaluasi kondisi kemanusiaan masyarakat. Sebab itu, kelompok ini, juga selainnya, memprioritaskan penghentian blokade dan berakhirnya penderitaan rakyat,”lanjutnya.

Warga Palestina di Gaza melangsungkan unjuk rasa damai al-Awdah untuk pekan ke-51 secara beruntun pada Jumat kemarin.

Menurut laporan kementerian kesehatan Palestina di Gaza, dalam unjuk rasa kemarin dua warga gugur ditembak serdadu Israel, sedangkan 62 lainnya mengalami luka-luka. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*