Sana’a,LiputanIslam.com—Setidaknya 29 orang warga sipil telah meregang nyawa akibat serangan udara koalisi militer pimpinan Arab Saudi ini menyerang sebuah pusat perbelanjaan yang terletak di sebelah utara negara miskin itu.

Para penduduk lokal mengatakan pada Rabu (1/11) bahwa serangan tersebut menargetkan pasar Alaf yang terletak di sebelah utara Provinsi Sa’ada, Yaman. Akhirnya, serangan mematikan ini berhasil menewaskan 29 orang dan menyebabkan enam lainnya mengalami luka-luka.

Hingga hari ini, tim penyelamat terus melakukan pencarian terhadap tujuh orang warga yang masih belum ditemukan. Dalam berbagai video yang merekam kejadian tersebut, nampak bahwa seluruh area pasar benar-benar hancur oleh serangan itu dan menyisakan kobaran api yang tak kunjung padam.

Beberapa tubuh korban ada yang hancur dan sulit untuk dikenali. Akhirnya, mereka pun dilarikan ke rumah sakit agar identitasnya bisa diketahui.

Pihak Saudi mengklaim melakukan serangan tersebut untuk menghancurkan kelompok Houthi yang ada di Yaman. Tetapi, Abdulrahman, salah seorang warga setempat mengatakan bahwa di pasar itu tidak ada para pejuang Houthi saat kejadian berlangsung.

“Serangan itu benar-benar ditargetkan untuk menghancurkan pasar,” ucapnya.

Akibat serangan udara yang tak kunjung usai datang dari perbatasan Saudi, banyak para pekerja di Yaman memutuskan untuk bermalam di toko-toko mereka. Sebab, melakukan perjalanan di malam hari benar-benar membahayakan.

“Pergerakan apapun yang dianggap sebagai ancaman pasti akan dibom,” tambahnya.

Perang di Yaman telah dimulai pada tahun 2014 silam. Berdasarkan keterangan PBB, jumlah serangan koalisi militer pimpinan Arab Saudi atas Yaman meningkat hingga tiga kali lipat dari tahun sebelumnya. Sementara itu, jumlah korban yang meninggal dunia telah mencapai 10.000 jiwa dan 40.000 lainnya mengalami luka-luka. (fd/al-Jazeera)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL