Moskow,LiputanIslam.com-Mousa Abu Marzouk, anggota senior Hamas, menyatakan bahwa kelompoknya sepakat dengan Rusia perihal penentangan terhadap pelaksanaan Kesepakatan Abad Ini, yang dirancang guna membuka front melawan Iran.

Abu Marzouk yang saat ini tengah berada di Rusia, menyatakan bahwa ia akan melawat ke sejumlah negara, termasuk Iran.

Ia mengaku bahwa para petinggi Rusia menyatakan penentangan Moskow terhadap Kesepakatan Abad Ini.

Sebelum ini, dubes Rusia untuk Lebanon berbicara tentang sikap Moskow terkait ‘kesepakatan damai’ Israel-Palestina tersebut. Dalam wawancara dengan harian al-Akhbar, Alexander Zasypkin mengatakan bahwa Kesepakatan Abad Ini adalah “penyerahan diri,” bukan “perdamaian.”

“Israel memanfaatkan kelemahan negara-negara Arab. Menurut kami, sebagian kebijakan Israel yang cocok bagi sebagian negara Arab, tidak sesuai untuk sejumlah negara Arab lain, seperti Suriah, Lebanon, dan Palestina,”tutur Zasypkin.

Kesepakatan Abad Ini diusulkan oleh presiden AS, Donald Trump. Menantu dan penasihatnya, Jared Kushner, sejak pekan lalu melakukan kunjungan regional untuk membahas pelaksanaan rencana tersebut. Dia telah mengunjungi Yordania, Saudi, Qatar, dan Mesir. Kushner dikabarkan telah tiba di Palestina Pendudukan pada Minggu lalu (24/6).

Kesepakatan Abad ini digagas AS dan Israel serta didukung Saudi. Proposal ini dibuat untuk mengakhiri konflik Israel-Palestina dan mukadimah untuk normalisasi hubungan Arab-Israel.

Berdasarkan kesepakatan ini, masalah para pengungsi Palestina akan diatasi dengan “tanah air alternatif” di luar Palestina Pendudukan. Dengan demikian, para pengungsi Palestina tak memiliki hak untuk kembali ke negeri mereka. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*