Quds,LiputanIslam.com-Menurut laporan AFP, Hamas pada Sabtu (2/12) memberi peringatan kepada Donald Trump soal Baitul Maqdis/Quds. Dalam statemennya, Hamas menyatakan,”Kami memperingatkan kepada pemerintah Amerika bahwa tiap konspirasi terkait Baitul Maqdis akan membawa dampak buruk. Jika ada keputusan tidak adil terkait Baitul Maqdis, kami akan menyeru rakyat Palestina untuk memulai intifadhah.”

Hamas menegaskan, apa pun kebijakan Amerika terkait Baitul Maqdis, kota itu tetap akan menjaga identitas kearaban dan kepalestinaannya.

Jubir Mahmoud Abbas pada Jumat (1/12) juga menyatakan, pengakuan Baitul Maqdis sebagai ibukota Israel oleh Amerika akan menghalangi proses perdamaian.

Trump dalam kampanye pilpres menyatakan, dia akan mengakui Baitul Maqdis sebagai ibukota Israel dan memindahkan kedubes Amerika ke kota tersebut.

Berdasarkan undang-undang yang disahkan Kongres Amerika tahun 1995, kedubes negara itu harus dipindahkan ke Baitul Maqdis. Namun selama dua dekade terakhir, pelaksanaannya terus ditunda tiap enam bulan sekali oleh para presiden Amerika.

Kemenlu Amerika mengumumkan, deadline penghapusan undang-undang tersebut akan berakhir Senin ini (4/12). Namun para pejabat kemenlu Amerika pada hari Jumat menyatakan, belum ada keputusan yang diambil terkait masalah ini. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL