Gaza,LiputanIslam.com-Ketua kantor politik Hamas di Gaza mengungkap penolakan gerakan ini terhadap upaya mediasi untuk menghentikan unjuk-unjuk rasa al-Awdah (Kepulangan).

Yahya al-Sinwar, seperti dikutip situs Arabi 21, menegaskan bahwa unjuk rasa damai ini akan terus berlanjut hingga tercapainya tujuan mereka.

“Unjuk rasa al-Awdah diadakan demi mengembalikan keseimbangan masalah Palestina dan menjadikannya sebagai pusat perhatian, usai terabaikannya isu ini akibat sejumlah krisis regional,”kata al-Sinwar di hadapan sejumlah elit kawula muda Gaza.

Dia menyatakan, para pemuda yang diblokade di Gaza selama 11 tahun, telah menciptakan banyak keajaiban dalam demo-demo al-Awdah dan akan melanjutkannya di masa-masa mendatang.

“Tekad bangsa Palestina untuk melanjutkan demo-demo ini menciutkan nyali Rezim Zionis,”tandasnya.

Al-Sinwar mengaku telah menolak sejumlah upaya mediasi untuk menghentikan demo-demo al-Awdah. Dia berkata, tak satu pun yang bisa memaksakan hal yang tidak kita inginkan atas diri kita. Kita tak akan menerima segala hal yang berlawanan dengan prinsip dan tujuan nasional Palestina.

Petinggi Hamas ini mengingatkan kian dekatnya tanggal 14 Mei, yang bertepatan dengan penciptaan Rezim Zionis, dan rencana pemindahan kedubes AS ke al-Quds.

“Kita akan membuktikan kepada dunia, bahwa kita tak akan melepaskan al-Quds dan prinsip kita, walau harus mengorbankan jutaan syahid,”pungkas al-Sinwar.

Warga Gaza memulai unjuk rasa damai al-Awdah sejak 30 Maret lalu, yang bertepatan dengan peringatan Hari Bumi ke-42. Sejak saat itu hingga kini, sedikitnya 45 warga gugur ditembak serdadu Israel dan lebih dari 6 ribu lainnya terluka. (af/alalam/tasnim)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*