Teheran,LiputanIslam.com-Salah seorang pejabat senior Hamas mengatakan, Republik Islam Iran adalah satu-satunya negara yang berupaya mewujudkan persatuan umat Islam.

Mahmud al-Zahhar dalam wawancaranya dengan Tasnim berbicara perihal masa depan hubungan Iran dan Suriah dengan Hamas. Dia mengatakan,”Hubungan ini harus dikembangkan. Kami meminta agar Iran mendukung Hamas, pemerintahan, dan lembaga keamanan Hamas. Permintaan serupa juga kami tujukan kepada Turki, Suriah, dan semua negara yang meyakini konsep umat.”

“Rezim Zionis adalah musuh bagi kawasan Timur Tengah. Tidak ada perbedaan dalam hal ini antara Muslim dan Kristen, Syiah dan Sunni, atau Asia dan Afrika,”lanjutnya.

Menurut al-Zahhar, perselisihan antara bangsa Arab menyebabkan kelemahan mereka dalam menghadapi Rezim Zionis, yang akhirnya dimanfaatkan oleh musuh. Perselisihan antarmazhab Islam juga membuat masalah Palestina terabaikan.

Al-Zahhar meyakini bahwa para ulama dan tokoh Dunia Islam berperan dalam mengakhiri perang di kawasan dan menyatukan umat.

“Sejak tahun 2005, kami telah menyusun program ini dan menyampaikan kepada Indonesia, Iran, Pakistan, dan Malaysia. Namun faktanya, hanya Iran yang menyatakan kesiapan untuk mewujudkan persatuan Islami. Sedangkan negara-negara lain tidak terlalu mementingkan isu ini, walau mereka menerimanya,”tutur al-Zahhar. (af/alalam/tasnim)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL