Gaza,LiputanIslam.com-Jubir Hamas menyatakan, penolakan draf anti-Palestina yang diusung AS di sidang umum PBB adalah kemenangan untuk Palestina dan kekalahan bagi pemerintahan Donald Trump.

Dilansir dari situs al-Ghad, Hamas menyebut kegagalan draf itu sebagai ‘tamparan kepada pemerintahan Trump” dan “kemenangan bagi norma-norma Palestina.” Jubir Hamas menegaskan, apa yang terjadi di sidang umum PBB adalah bukti legalitas perjuangan rakyat Palestina.

Statemen Hamas dirilis usai sidang umum PBB menolak draf yang disusun AS sejak pekan lalu guna menekan perjuangan Palestina. Draf ini mengecam perjuangan bersenjata rakyat Palestina terhadap penjajah Israel. Namun AS gagal mendapatkan dua pertiga suara yang dibutuhkan untuk mengesahkan draf tersebut.

Sebelum sidang umum dilangsungkan, Nikki Haley sempat mengancam negara-negara yang menentang draf tersebut. Dia mengatakan, penolakan terhadap draf ini akan mendatangkan ‘konsekuensi” bagi negara-negara tersebut.

Usai ditolaknya draf AS, Irlandia menyodorkan draf lain yang mengharuskan penghentian pembangunan pemukiman Yahudi. Draf ini juga berujung pada kekalahan lain untuk AS dan Israel, karena hanya 5 anggota PBB (termasuk AS dan Rezim Zionis) yang menentang draf itu. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*