TelAviv,LiputanIslam.com-Seiring dengan para pejabat Rezim Zionis, juru bicara tentara Israel menghujat unjuk rasa damai “al-Awdah” (kepulangan) yang akan dilakukan warga Palestina Jumat ini (30/3).

Menurut laporan Arabi21, Avichay Adraee menyebut demo al-Awdah sebagai tindakan ilegal. Dia ‘berargumen’ dengan fatwa yang dikeluarkan Salih bin Fawzan, anggota Majlis Ulama dan Komite Fatwa Saudi. Bin Fawzan pernah mengatakan, “,Demonstrasi dan kumpulan massa tidak berkaitan dengan Muslimin dan itu merupakan perbuatan orang-orang kafir.”

Adraee juga merujuk ke fatwa mufti Saudi lain, yaitu Muhammad bin Salih al-Uthaymeen. Mufti Saudi ini mengatakan, kumpulan massa adalah sebuah kejahatan, karena akan berujung pada kericuhan.

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah petinggi Rezim Zionis berbicara tentang demo yang akan berlangsung di perbatasan Gaza dan Tanah Pendudukan ini. Gadi Eizenkot, kepala staf umum tentara Israel, mengatakan, dia akan menempatkan lebih dari 100 penembak jitu untuk menghadapi para pengunjuk rasa Palestina. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL