Washington,LiputanIslam.com-Harian Washington Post mengabarkan, Donald Trump telah mencanangkan strategi baru terkait keberadaan pasukan AS di Suriah.

Dikutip dari para pejabat tinggi kementerian luar negeri AS, Washington Post menulis bahwa lima bulan lalu, Trump menghendaki pasukan AS keluar dari Suriah. Namun baru-baru ini, dia telah mengubah kebijakan dengan mengesahkan upaya tak terbatas militer, ekonomi, dan politik di Suriah.

Pada bulan April lalu, presiden AS mengumumkan, dia sangat menginginkan tentara negaranya dipulangkan dari Suriah. Saat itu Trump menyatakan, AS akan menyerahkan rekonstruksi Suriah kepada negara-negara lain. Meski demikian, tak beberapa lama dia menegaskan, tentara AS akan tetap bercokol di Suriah, sampai Washington mampu meninggalkan jejak kuat dan langgeng di kawasan.

“Meski operasi militer penumpasan ISIS kurang lebih telah berakhir, namun pemerintah AS mencanangkan sejumlah tujuan baru, di antaranya adalah keluarnya Iran dan kekuatan yang berafiliasi kepadanya dari Suriah,”tulis Washington Post.

Para pejabat tinggi AS mengaku, alasan utama perubahan strategi ini adalah meningkatnya kekhawatiran atas ketidakmampuan Rusia mengeluarkan Iran dari Suriah.

Mantan dubes AS untuk Turki, James Jeffrey, mengatakan,”Disahkannya strategi baru berarti bahwa kita (AS) tak akan angkat kaki dari Suriah hingga akhir tahun ini. Kita tidak akan terburu-buru. Kita akan tetap berada di Suriah sampai kita memastikan Iran sudah keluar dari sana.” (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*