Ankara,LiputanIslam.com—Mantan petinggi militer Turki mengatakan bahwa keputusan negaranya untuk membeli sistem pertahanan tingkat tinggi milik Rusia, S-400, didasarkan atas menurunnya hubungan antara Turki-Washington dan sebagai respon atas ancaman AS.

Mantan petinggi militer bernama Letnan Jenderal Erdogan Karakus itu menyampaikan bahwa meningkatnya hubungan militer antara Turki-Rusia akan memicu stabilitas di Timur Tengah serta mungkin saja dapat menghentikan laju krisis di wilayah itu.

“Di tengah ketidakjelasan pengiriman jet F-35 buatan AS ke Turki, Ankara pun mengambil inisiatif kerjasama militer lainnya. Pilihan utamanya adalah meningkatkan kerjasama militer kami dengan Rusia. Di saat yang sama, saat ini Turki sedang bekerja mengembangkan jet tempur pribadi,” ucap Karakus pada Sabtu (16/6).

Karakus menambahkan kerjasama antara Turki-Rusia ini merupakan agenda kedua negara. Ia menyebut bahwa kerjasama ini mungkin saja akan menciptakan peluang terciptanya sistem rudal super canggih S-500.

Sementara itu, presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan bahwa Ankara akan menggunakan sistem pertahanan S-400 dan jika perlu akan mengakuisisinya berdasarkan kesepakatan akhir tahun lalu bersama dengan Rusia. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*