Damaskus,LiputanIslam.com—Kongres Nasional untuk Suriah di Sochi, Rusia, telah berakhir pada Selasa lalu (30/1). Banyak pro dan kontra muncul terkait perundingan tersebut, terlebih setelah kelompok oposisi pemerintah Suriah menolak untuk hadir. Meskipun begitu, Sekjen PBB, Antonio Guterres mengatakan pada Jum’at (2/2) bahwa Kongres Nasional Suriah di Sochi itu akan berkontribusi positif bagi perundingan-perundingan Jenewa yang telah berlangsung sebelumnya.

Dalam sebuah konferensi pers, Guterres mengatakan bahwa kesepakatan akhir yang dicapai dalam Kongres Sochi telah merefleksikan kesepakatan antar semua rakyat Suriah untuk membangun masa depan mereka. Tentu saja, kesepakatan itu sesuai dengan kesepakatan yang sebelumnya telah tercapai di Jenewa. Menurutnya, Kongres Sochi telah mengikuti langkah-langkah prosedural yang akan menciptakan implementasi penuh atas Resolusi Dewan Keamanan PBB no. 2254.

Mantan Menteri Luar Negeri Suriah mengatakan pada kantor berita SANA, bahwa Suriah menyambut baik hasil Kongres Nasional tersebut. Ia menegaskan bahwa progres politik di Suriah tidak akan tercapai, kecuali di bawah kepemimpinan pemimpin Suriah, tanpa adanya intervensi asing.

Hasil Kongresi Sochi menegaskan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan teritorial di Suriah. Tak hanya itu, rakyat Suriah berhak memilih sistem politik dan ekonomi yang terbaik untuk masa depan mereka. (fd/SANA)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*