Hoseini, guru di Afghanistan yang membawa buku-buku ke daerah terpencil. (foto:presstv.ir)

Hoseini, guru di Afghanistan yang membawa buku-buku ke daerah terpencil. (foto:presstv.ir)

Bameyan,LiputanIslam.com-Seorang guru membuat perpustakaan keliling untuk anak-anak yang tinggal di daerah-daerah terpencil Afghanistan. Ia membawa buku-buku itu dengan sepedanya dari satu tempat ke tempat lain. Ia rela melakukannya agar anak-anak tersebut mendapat peluang menambah wawasan.

Tiap libur akhir pekan, sekitar pukul 8 pagi, Shaber Hoseini, seorang guru dari kota Bameyan, memilih sejumlah buku dari koleksi pribadinya. Ia lalu menaruhnya di atas sepeda. Kemudian ia menuju desa-desa terpencil yang tak memiliki sekolah dan fasilitas pendidikan.

Setelah mengayuh sepeda kurang lebih satu jam di jalanan tanah, Hosein tiba di sebuah desa miskin. Buku-buku yang merupakan barang langka di daerah itu lalu dibagikannya kepada bocah-bocah desa.

Ia mencatat judul tiap buku yang dibagikannya. Dengan demikian, saat ia kembali nanti, para ‘pelanggannya’ tak perlu membaca buku yang sama.

Bocah-bocah itu tak memiliki peluang untuk belajar, sebab mereka terpaksa bekerja untuk membantu keluarga di usia yang masih sangat muda. Sebab itu, kedatangan Hoseini ke desa mereka adalah momen spesial dan penting.

Sumber foto: presstv.ir

Sumber foto: presstv.ir

Mehmaz, seorang gadis remaja yang meminjam buku cerita dari perpustakaan keliling Hoseini, berkata,”Buku-buku ini sungguh menarik. Perpustakaan keliling ini sangat berguna bagiku.”

Menurut Hoseini, kebanyakan dari anak-anak itu semestinya sudah duduk di kelas tiga atau empat. Namun mereka belum mampu membaca dan menulis.”Keadaan seperti ini tak seharusnya terjadi,”ujarnya.

Hoseini kesulitan untuk membeli buku baru, sebab tidak ada toko buku di daerah Bameyan.

Dia mengawali pekerjaan mulia ini sejak tujuh bulan lalu.

“Perpustakaan keliling ini dirintis dengan 200 buku atas bantuan teman-teman saya di Kabul. Saya membelinya dan meminta mereka mengirimkannya. Ini menelan biaya sekitar 200 dolar,”demikian ia menjelaskan.

“Ketika saya memberikan buku-buku ini kepada anak-anak, saya lihat kegembiraan dan sukacita di wajah mereka. Mereka gembira karena bisa belajar. Kegembiraan mereka pun menular kepada saya.”

Perpustakaan keliling Hoseini kini sudah dikenal oleh warga Bameyan dan seluruh Afghanistan. Mereka mulai menghadiahkan buku untuk perpustakaannya. Dalam beberapa bulan, koleksi bukunya bertambah dari dua ratus menjadi tiga ribu lima ratus buku.

Hoseini memindahkan buku-buku ini ke sebuah bangunan kosong dekat rumahnya. Ia pun merintis perpustakaan pertama di Bameyan.

“Perpustakaan ini buka beberapa jam di siang hari. Orang-orang datang kemari untuk membaca buku. Kadang saya yang bertugas di sini, dan kadang orang lain.”

Tiap akhir pekan, Hoseini menaiki sepedanya yang dipenuhi buku menuju kawasan-kawasan miskin. Ia berharap suatu saat nanti ada sekolah yang dibangun di daerah pegunungan.(AF/presstv.ir)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL