Damaskus,LiputanIslam.com-Gubernur Homs, Talal al-Barazi, mengatakan,”Serangan rudal Amerika ke target-target militer di Suriah, adalah bentuk pelayanan mereka kepada kelompok teroris seperti ISIS.”

Dalam wawancara dengan sebuah stasiun televisi, al-Barazi menegaskan bahwa kebijakan dan kepemimpinan Suriah tak akan berubah. Dia menyebut serangan rudal Amerika ini bukan yang pertama kali, juga bukan yang terakhir.

Kantor berita SANA melaporkan, sebuah pangkalan udara Suriah di Homs diserang rudal-rudal Amerika, Jumat pagi ini (7/4). Serangan ini menimbulkan sejumlah kerusakan di pangkalan tersebut.

Serangan Amerika ini dilakukan menyusul kekalahan para pemberontak Suriah di sejumlah medan tempur, juga pasca terjadinya tragedi kimia di kota Khan Shekhun, Aleppo. Barat dan pihak oposisi menuduh pemerintah Suriah sebagai pelaku serangan kimia tersebut.

Ahmad Ramadhan, ketua Divisi Penerangan Koalisi Nasional Oposisi Suriah, menyambut baik serangan rudal Amerika ini. Dia meminta agar Washington terus melanjutkan serangan-serangan ini guna menekan pemerintah Suriah.

Jumat dini hari, juru bicara Pentagon mengumumkan bahwa militer Amerika telah menembakkan 59 rudal Tomahawk dari dua kapal perangnya di Laut Mediterania. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL