Washington,LiputanIslam.com-Seorang penulis Amerika dalam artikelnya di The Guardian menulis,”Saat kita membicarakan musuh-musuh Donald Trump, mungkin yang pertama terlintas di benak adalah partai Demokrat dan media-media, sebab dia berbicara tentang ‘berita palsu’ sebanyak dia menghela nafas.”

Ross Barkan melanjutkan,”Tapi sebenarnya, musuh utama Trump bukan jurnalis atau partai Demokrat, tapi warga Amerika yang hidup dalam kemiskinan.”

Menurut Barkan, tindakan terakhir Trump yang menghapus Obama Care merupakan ‘hukuman’ bagi kaum papa yang tidak memilih Trump, atau bahkan kalangan miskin yang memberikan suara untuknya.

Trump pada Kamis (12/10) menginstruksikan penghentian subsidi untuk perusahaan asuransi bagi kalangan kurang mampu. Dia mengatakan akan menghapus Obama Care secara bertahap. Akibat kebijakan ini, warga miskin Amerika harus membayar biaya lebih mahal untuk pengobatan mereka.

The Guardian mengklaim, Trump sama sekali tidak memedulikan nasib kalangan kurang mampu ini. Dia disebut-sebut ‘harus’ menghapus Obama Care, karena itu adalah warisan dari presiden kulit hitam pertama Amerika. Bagi Trump, apa pun yang mengingatkan pada Obama, harus dilenyapkan.

Sekitar 10 juta warga Amerika mendaftar program kesehatan Obama Care. Sebagian besar dari mereka mendapatkan subsidi. Trump menghapus pemberian subsidi ini tepat di saat pendaftaran untuk periode tahun 2018 akan dibuka pada awal November ini. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL