Quds,LiputanIslam.com-Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, pada Sabtu malam (15/7) mengumumkan, gerbang-gerbang Masjid al-Aqsha akan kembali dibuka untuk jamaah salat dan pengunjung pada Minggu siang (16/7).

Menurut berita yang dikutip situs berita Sky News dari kantor Netanyahu, perdana menteri Israel mengambil keputusan ini setelah berbicara dengan menteri keamanan Israel, kepala Shabak (biro keamanan internal Israel), dan kepala polisi Baitul Maqdis (Quds).

Pada hari Jumat (14/7), tiga pemuda Palestina syahid setelah bertempur dengan serdadu Zionis di Masjid al-Aqsha. Bentrokan ini juga menewaskan dua serdadu Israel.

Pasca insiden ini, Netanyahu lalu memerintahkan untuk menutup gerbang-gerbang Masjid al-Aqsha dan melarang warga Palestina melakukan salat Jumat di tempat suci tersebut.

Menurut Syekh Ikrimah Shabri, khatib Masjid al-Aqsha, pelarangan salat Jumat di masjid ini adalah yang pertama kalinya sejak lima dekade terakhir.

Langkah Rezim Zionis ini langsung memicu kecaman keras dari banyak tokoh negara-negara Islam dan internasional. (af/irna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL