Washington, LiputanIslam.com –Upaya untuk mengkampanyekan sanksi atas Israel melalui gerakan BDS (Boscott, Divestment, and Sanctions) mendapatkan dukungan dari kalangan internal Kongres Amerika. Sebagaimana yang dilaporkan ABNA (11/01/2019), Ilhan Abdullahi Umar dan Rashida Harbi Tlaib, dua anggota Kongres Amerika yang berasal dari Partai Demokrat semakin menunjukkan kegigihannya untuk mendukung gerakan tersebut.

Boycott, Divestment, and Sanctions (BDS) adalah sebuah gerakan rakyat sipil di Amerika untuk mengkampanyekan pemboykotan atas produk-produk ekonomi, budaya, dan ilmiah dari Israel. Gerakan ini juga mendorong agar pemerintah Amerika Serikat melakukan divestasi serta menjatuhkan sanksi terhadap Tel Aviv.

Rashida Tlaib mengatakan bahwa rakyat Amerika semestina tidak bisa lagi menutup mata atas berbagai kejahatan rasisme dan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Israel atas warga Palestina. Sementara itu, Ilhan Omar menyatakan bahwa sikapnya yang mendukung BDS didasarkan kepada keinginan untuk menciptakan perimbangan dan koreksi atas kebijakan luar negeri Amerika, dan saat ini, prioritasnya ada pada masalah kebijakan Amerika terhadap Israel.

Rashida Harbi Tlaib adalah seorang politikus dan pengacara asal Amerika Serikat yang merupakan anggota Kongres dari daerah pemilihan Michigan. Muslimah keturunan Palestina ini  adalah anggota Partai Demokrat yang juga mantan anggota Dewan Perwakilan Michigan.

Sedangkan Ilhan Omar adalah politikus Somalia-Amerika yang berasal dari daerah Minnesota. Pada tahun 2016, ia terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Minnesota dari Partai Demokrat–Petani–Buruh. Ia merupakan orang Somalia-Amerika pertama yang terpilih sebagai pejabat legislatif di Amerika Serikat. (os)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*