Washington,LiputanIslam.com-Sumber-sumber terpercaya mengabarkan, Gedung Putih menghalang-halangi publikasi laporan CIA terkait pembunuhan Jamal Khashoggi.

Harian Guardian melaporkan, Gedung Putih berupaya mencegah kehadiran Gina Haspel (direktur CIA) atau pejabat intelijen mana pun dalam rapat dengar pendapat Senat terkait kasus Khashoggi.

James Mattis (menhan AS) dan Mike Pompeo (menlu AS) berencana menyampaikan laporan soal hubungan Washington-Riyadh dalam sidang tertutup di Majelis Senat, Rabu 28/11). Sidang ini diadakan sebelum pengambilan keputusan perihal penghentian dukungan AS kepada koalisi Saudi dalam perang Yaman.

Menurut Guardian, kehadiran seorang pejabat senior intelijen dalam sidang sepenting ini sangat wajar. Namun, Gedung Putih memutuskan agar Haspel tidak menghadiri sidang tersebut.

Padahal sebelum ini, dikatakan bahwa CIA memiliki bukti-bukti kuat bahwa Bin Salman telah menginstruksikan pembunuhan Khashoggi.

Tampaknya Gedung Putih khawatir, jika Senat AS mendengar laporan CIA, maka mereka akan menentang kelanjutan hubungan Washington-Riyadh.

Terkait ketidakhadiran Gaspel dalam sidang Senat, seorang pegawai Senat berkata kepada Guardian,”Biasanya seorang tokoh intelijen hadir dalam sidang dengar pendapat seperti ini. Ini hal yang baru terjadi pertama kali. Kesimpulannya adalah, pemerintahan Trump berusaha untuk membungkam komunitas intelijen.”

Beberapa waktu lalu, direktur CIA melawat ke Istanbul dan menemui pejabat intelijen Turki. Gaspel mendengarkan file rekaman pembunuhan Khashoggi serta menerima temuan-temuan tim penyelidik Turki terkait perang Bin Salman. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*