Washington,LiputanIslam.com-Jubir Gedung Putih mendukung klaim absurd PM Israel soal program nuklir Iran dan menyatakan, ‘bukti-bukti’ ini sesuai dengan apa yang sudah diketahui AS sejak lama.

“Gedung Putih sudah mengetahui informasi yang dipublikasikan Israel dan akan mengkajinya secara cermat,”kata Sarah Sanders.

Sanders dalam statemennya sekali lagi mengklaim, Iran menjalankan program rahasia untuk membuat senjata nuklir.

Statemen semacam ini dilontarkan saat IAEA (Badan Energi Atom Internasional), yang merupakan acuan utama soal komitmen Iran dalam JCPOA, dalam 10 laporannya menegaskan tiadanya pelanggaran yang dilakukan Iran.

Ayatullah Khamenei sendiri selaku pemimpin tertinggi Iran dalam fatwanya menegaskan, penggunaan senjata nuklir adalah haram.

Mike Pompeo, mantan kepala CIA yang baru terpilih sebagai menlu baru AS, dalam sidang kongres juga pernah menyatakan, tak ada bukti bahwa Iran melanggar JCPOA.

Statemen Gedung Putih dirilis sebagai tanggapan atas pertunjukan Netanyahu, Senin (30/4). Dia mengklaim memiliki bukti-bukti bahwa Iran berupaya memiliki senjata nuklir sebelum JCPOA, kemudian melanjutkannya diam-diam usai disepakatinya perjanjian nuklir ini.

Trump pada 12 Mei nanti akan menyatakan sikap AS terkait JCPOA. Dia mengancam akan keluar dari kesepakatan ini jika JCPOA tidak direvisi.

Dagelan Netanyahu disinyalir sebagai upaya untuk menjustifikasi jika nanti Trump memutuskan keluar dari JCPOA. (af/alalam/irna)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*