Yerussalem,LiputanIslam.com—Seorang bayi dari pasangan warga Palestina meninggal karena sesak nafas akibat mengirup gas air mata yang ditembakkan oleh pasukan Israel kepada para demonstran Palestina.

Kantor berita Safa melaporkan bahwa seorang bayi bernama Abdul Rahman Mohammad al-Barghouthi, berusia 1,5 tahun, meninggal dunia pada Jum’at (7/7) di rumah sakit kota Ramallah, wilayah Tepi Barat yang dikuasai oleh Israel.

Zat beracun tersebut menyebar saat konfrontasi antara pasukan Israel dan demonstran Palestina tengah berlangsung di Desa Aboud, bagian utara Ramallah, dan dihirup oleh Bayi itu sebelum akhirnya ia meninggal dunia.

Sementara itu, pada 31 Juli 2015, pemukim Israel pernah melakukan aksi pembunuhan terhadap bayi Palestina lainnya. Pembunuhan ini dilakukan dengan cara melemparkan bom molotov ke dua rumah warga Palestina dan membakar mereka dalam keadaan tertidur. Kejadian na’as yang berlangsung di sekitar Kota Nablus, wilayah Tepi Barat ini pun menyebabkan seorang bayi meninggal dunia. Setelah itu, Ayah dan Ibu dari bayi ini pun meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi yang sangat kritis. (fd/Presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL