Members of Iraq’s Badr Movement march during a demonstration in the capital Baghdad, July 10, 2015

Baghdad, LiputanIslam.com — Pasukan populer rakyat Irak yaitu Kata’ib Hizbullah, Gerakan Badr dan Asaib Ahl al-Haq bersumpah akan memerangi setiap anggota pasukan Amerika Serikat yang menginjakkan kaki di Negeri Seribu Satu Malam ini.

“Kami akan mengejar dan melawan setiap kekuatan AS yang dikerahkan di Irak. Mereka akan menjadi target utama kelompok kami. Kami telah melawan mereka sebelumnya dan kami siap untuk melanjutkan pertempuran,” kata Jafaar Hussaini, juru bicara Kata’ib Hizbullah.

Pernyataan ini dibuat hanya selang beberapa jam setelah Menteri Pertahanan AS Ashton Carter mengatakan bahwa pihaknya akan mengerahkan pasukan operasi khusus untuk melawan teroris Takfiri Daesh di Irak, yang memiliki kemampuan untuk melakukan operasi di perbatasan dengan Suriah.

Seperti diketahui,sejak September 2014, AS dan sekutunya telah melakukan serangan udara dengan klaim memerangi ISIS di Suriah. Namun serangan ini dilakukan tanpa adanya otorisasi dari pemerintah Suriah ataupun mandat dari PBB.

Serangan itu sendiri dinilai tidak efektif, justru wilayah yang dikuasai ISIS menjadi semakin meluas. (Baca: Pilot AS Frustasi, ISIS di Depan Mata Tapi Tak Boleh Ditembak)

Sedangkan ISIS semakin mengukuhkan posisinya di Irak, ketika apda bulan Juni 2014 berhasil merebut Mosul, salah satu kota terbesar di Irak yang berpenduduk mayoritas Muslim Sunni.

ISIS melakukan kekejaman tanpa pandang bulu. Membantai wanita dan anak-anak, dan rakyat sipil yang tak berdosa. Kaum Sunni, Syiah, Kurdi, Kristen dan Yazidi tidak luput dari pembantaian ini. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL