Afrin,LiputanIslam.com-Kedatangan pasukan rakyat Suriah ke kota Afrin sejak Selasa (20/2) terus berlanjut. Jurnalis kanal televisi al-Alam melaporkan, warga Afrin menyambut kedatangan pasukan tersebut sembari melambaikan foto Bashar Assad dan mengibarkan bendera Suriah.

Kedatangan pasukan rakyat Suriah itu mementahkan klaim Turki bahwa pasukan tersebut telah diserang dan dipukul mundur.

Sebelum ini pasukan Turki menggempur pasukan rakyat Suriah di perlintasan al-Ziara. Namun pasukan itu tetap meneruskan perjalanan hingga tiba di Afrin.

Sampai sekarang sekitar 500 personel pasukan rakyat Suriah telah tiba di kota tersebut. Diperkirakan ada 200 personel yang akan menyusul dengan membawa persenjataan ringan dan berat.

Intervensi militer Turki di Suriah membuat kondisi negara ini kian pelik, juga meningkatkan kekhawatiran akan masa depan Suriah.

Tentara Turki melancarkan operasi Tangkai Zaitun sejak 20 Januari lalu. Mereka menjadikan kelompok YPG sebagai target operasi tersebut.

Kendati sejumlah tentara Turki tewas dalam operasi ini, namun Ankara mengklaim bahwa operasi ini berjalan sesuai rencana.

Analis politik Suriah, Muhammad Amri, dalam wawancara dengan kanal China CCTV mengatakan, Turki ingin menguji reaksi Iran, Suriah, dan Rusia dengan cara menyerang pasukan rakyat Suriah.

“Rusia akan memainkan peran dengan mengontrol kondisi Afrin. Mereka akan berusaha mencegah agar situasi tidak bertambah gawat, sebab itu kegentingan kondisi Afrin akan menyebar ke seluruh Suriah. Hal itu akan membuat upaya perundingan Astana dan Sochi sia-sia. Maka, situasi genting di utara Suriah akan membahayakan kepentingan Rusia,”tandas Amri. (af/iribnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*