Brussels,LiputanIslam.com-Kepala polisi Uni Eropa (Europol) pada Jumat (27/4) menyatakan, aparat kepolisian Eropa dan Amerika telah melumpuhkan media utama propaganda ISIS. Hal ini dilakukan melalui sebuah operasi terkoordinasi di sejumlah negara Eropa dan dunia.

Menurut laporan kantor berita AFP, Rob Wainwright berkata,”Dalam sebuah operasi terpadu yang dilaksanakan polisi Eropa dan Amerika, kami telah membuat sebuah lubang dalam kemampuan ISIS untuk menyebarkan paham radikalisme di dunia maya kepada para pemuda Eropa.”

Wainwright menambahkan, target utama operasi ini adalah situs propaganda milik ISIS, yaitu Amaq. Kelompok teroris ISIS memublikasikan berita aksi teror dan propaganda-propaganda radikal melalui situs tersebut.

Seperti diketahui, tersebarnya paham radikalisme di tengah masyarakat Eropa, khususnya generasi muda, telah meresahkan negara-negara di Benua Biru. Selama berlangsungnya perang Suriah, banyak pemuda dan pemudi Eropa yang pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS dan kelompok teroris lain.

Usai ISIS dinyatakan kalah, negara-negara Eropa khawatir warga mereka yang terpengaruh paham radikalisme akan kembali ke negara mereka. Mereka dikhawatirkan akan memicu timbulnya masalah keamanan di Eropa. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL