Baghdad,LiputanIslam.com-Dalam jajak pendapat pertama yang diadakan salah satu media terkenal Kurdi Irak, lebih dari 61 persen suara menolak berpisah dari pemerintahan Baghdad.

Metode jajak pendapat yang diadakan NRT ini serupa dengan metode referendum yang digagas pemerintah lokal kawasan Kurdi di Irak. Warga Kurdi Irak diminta untuk memberikan suara “ya” atau ‘tidak” terhadap opsi kemerdekaan wilayah Kurdi.

Jajak pendapat online ini diikuti oleh 92.083 orang. Sebanyak 56.855 menyatakan menolak ide berpisah dari pemerintahan Irak, sedangkan 35.228 suara menyatakan persetujuan terhadap gagasan ini.

Ini adalah jajak pendapat luas yang pertama kali diadakan pasca pengumuman rencana referendum terkait kemerdekaan wilayah Kurdi Irak. Hasil jajak pendapat ini tentu akan memengaruhi proses referendum mendatang.

Perlu disebutkan bahwa partai Perubahan dan Persatuan Islam adalah salah satu pihak yang menentang referendum ini. Menurut mereka, keputusan ini mesti dikeluarkan secara konstitusional oleh parlemen lokal Kurdi Irak. (af/alalam/mehr)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL