Ankara,LiputanIslam.com—Presiden Turki menyampaikan kritikannya pada Sabtu (23/12) atas ancaman Presiden AS, Donald Trump, kepada negara-negara yang tidak setuju dengan keputusannya terkait al-Quds dalam Sidang Umum PBB. Ia mengatakan bahwa uang atau intimidasi tidak akan cukup untuk mempengaruhi keputusan kami.

Dalam Sidang Umum PBB yang berlangsung pada Kamis lalu, 193 negara memberikan persetujuannya atas resolusi al-Quds sementara 9 negara lainnya menolak. 193 Negara itu meminta agar AS menarik kembali pengakuannya atas Yerussalem sebagai Ibu Kota Israel.

Sebelumnya, Trump mengancam akan memutus bantuan untuk negara-negara yang mencoba melawan keputusannya.

“Mereka menerima uang ratusan juta dolar, atau bahkan milyaran dolar, tetapi mereka melakukan voting untuk melawan kita. Baiklah, kita akan memantau voting tersebut. Biarkan saja mereka melawan kita. Kita tidak perduli,” ucap Trump kepada Para reporter di Gedung Putih, pada Rabu.

Merespon hal itu, Erdogan mengatakan bahwa uang AS tidak akan mampu membeli tekad.

“Seperti yang Anda lihat, semua orang berdiri di PBB—128 melawan 9—ini berarti tekad tidak akan bisa dibeli oleh dolar dan intimidasi,” ucapnya kepada publik. (fd/Tasnim)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*