Ankara,LiputanIslam.com—Demonstrasi rakyat Palestina yang menentang kesewenang-wenangan rezim Israel di Jalur Gaza beberapa hari lalu, berakhir tragis. Puluhan korban di pihak Palestina terus berguguran diterjang peluru-peluru militer Israel. PBB, sebagai institusi dunia yang seharusnya menjadi penengah atas persoalan ini justru bungkam. Nampak bahwa organisasi dunia ini hanya peduli pada persoalan yang sesuai dengan kehendak dan kepentingan negara tertentu saja.

Merespon hal ini, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menyampaikan bahwa tragedi yang berlangsung di Jalur Gaza adalah bukti PBB telah mati.

“Jika mereka terus bisu atas penjajahan Israel, maka dunia akan menjadi kacau dan para bandit bebas mengatur semuanya,” ucap Erdogan pada Rabu (16/5) di Ankara.

Sebelumnya, Erdogan mengecam rezim Israel yang telah menteror dan melakukan genosida terhadap rakyat Palestina.

“Apa yang dilakukan Israel itu adalah genosida,” ucapnya. “Saya mengecam tragedi kemanusiaan semacam ini, dari mana pun asalnya, entah itu Amerika atau Israel,” tambahnya.

Erdogan menyampaikan komitmennya untuk tetap setiap pada rakyat Palestina. Menyusul kecaman ini, Erdogan telah menarik dubesnya untuk Israel dan mengusir dubes Israel dari Ankara. (fd/Presstv)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*