Ankara,LiputanIslam.com-Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, berkomentar soal reaksi Washington terhadap pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Rusia. Dia mengatakan, kesepakatan tersebut telah membuat Amerika naik darah.

“Apakah kami harus menunggu kalian (Amerika)? Kami telah mengambil langkah yang diperlukan guna menjamin keamanan nasional Turki. Kami berhak menentukan keputusan sendiri,”kata Erdogan, seperti diberitakan oleh Sputnik.

Erdogan menambahkan, setelah Amerika dan Israel menolak menjual drone-drone militer kepada Turki, Ankara berinisiatif mengembangkan dan memproduksi drone sendiri. Menurutnya, hal ini membuat Amerika dan Israel cemas.

Erdogan para hari Selasa (12/9) mengumumkan, Ankara telah memberikan bayaran pertama S-400 kepada Moskow. Beberapa jam setelah itu, Pentagon dalam wawancara dengan Sputnik menyatakan, Washington telah menyampaikan kekhawatiran pembelian sistem pertahanan itu kepada Ankara. Amerika berpendapat, Turki sebagai anggota NATO seharusnya menggunakan sistem pertahanan rudal milik organisasi ini.

Sebelum ini, seorang konsultan presiden Rusia mengingatkan potensi masalah terkait penyerahan sistem S-400 kepada Turki, karena negara ini adalah anggota NATO.

“Masing-masing pihak harus berkomitmen untuk menentukan apa yang bisa dan apa tidak boleh dilakukan dengan sistem rudal ini,”katanya. (af/yjc)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL