Ankara,LiputanIslam.com—Meski tengah dikecam oleh AS akibat rencana pembelian sistem pertahanan S-400 Rusia, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan justru meningkatkan rencananya ke tahap kerjasama pembuatan sistem pertahanan masa depan S-500 dengan Rusia. Seolah tak takut dengan ancaman Amerika, Erdogan akan mengajukan proposal ini kepada Rusia.

“Rusia telah memberikan kita pinjaman sistem S-400 dengan alasan yang sangat bisa dipertanggungjawabkan. Kita akan mulai melakukan produksi tahapan kedua dan ketiga. Selai itu, saya juga telah mengusulkan agar Rusia mau mengerjakan proyek S-500 bersama dengan Turki,” ucap Erdogan pada Rabu (13/6).

Kerjasama pembuatan sistem generasi masa depan S-500 memang sangat memungkinkan, mengingat sistem pertahanan ini masih dalam proses pengembangan. Masih belum jelas, kapan Rusia akan memulai proyek ini. Putin sempat mengungkapkan bahwa sistem pertahanan S-500 ini nantinya bisa mengenai taget dengan akurasi tingkat tinggi.

Sebelumnya, Moskow dan Ankara telah menandatangani perjanjian pembelian sistem S-400 senilai 2.5 milyar $. Rencananya, sistem ini akan tiba di Turki pada pertengah 2019 mendatang. Akibat rencananya ini, Turki mendapatkan kecamanan dari Amerika. Amerika menganggap sistem S-400 ini berada diluar jangkauan standar NATO. Bahkan, sistem ini dinilai oleh AS sebagai ancaman. Meski begitu, Ankara tetap kokoh pada pendiriannya. Erdogan mengatakan bahwa S-400 ini bukan hanya untuk dipamerkan saja, tetapi benar-benar akan digunakan dalam kondisi tertentu. (fd/RT)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*