Ankara,LiputanIslam.com—Presiden Turki, Tayyib Erdogan, mengatakan pada Selasa (6/2) bahwa Amerika tetap pertahankan militernya di Suriah bukan untuk melawan ISIS seperti yang diklaim oleh Asisten Menlu AS Jonathan Cohen. Menurut Erdogan, As justru ingin melawan Turki, Iran, dan mungkin Saja Rusia. Turki, Iran, dan Suriah adalah kekuatan yang melawan kepentingan Amerika di Timur Tengah, khususnya Suriah.

Sebelumnya, AS telah mengirim kekuatan militernya ke wilayah utara Suriah yang didominasi oleh pasukan Kurdi. “Jika Amerika mengatakan bahwa mereka mengirim 5.000 truk dan 2.000 pesawat pembawa senjata untuk melawan ISIS, kami tidak percaya ini,” ucap Erdogan di depan anggota Parlemen Turki.

“Itu artinya Anda telah mengambil langkah-langkah untuk melawan Turki, Iran, dan mungkin saja Rusia,” tambahnya, mengulang seruan agar AS segera menarik militernya dari Kota Manbij, Suriah.

Menlu Rusia, Sergey Lavrov, menguatkan bahwa AS tidak sanggung menjamin bahwa mengalahkan ISIS merupakan satu-satunya tujuan negara itu menghadirkan militernya di Suriah. Ia menambahkan bahwa tujuan utama Amerika di Suriah adalah untuk memecah belah Suriah. (fd/al-alam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*