erdogan-israel-1Ankara, LiputanIslam.com — Recep Tayyip Erdogan akhirnya berbicara secara terbuka bahwa Turki membutuhkan Israel. Hal itu ia ungkapkan ketika kedua negara tengah mengupayakan kesepakatan untuk menormalisasi hubungan.

Menurut media Israel, Arutz Sheva, (02/1/2016) Turki merupakan sekutu kunci bagi Israel, sebelum keduanya renggang akibat serangan terhadap kapal bantuan Turki Mavi Marmara, yang hendak menuju Gaza.

AFP melaporkan bahwa Erdogan juga semakin memicu kegusaran Israel karena kerap mengeluarkan retorika anti Zionis Israel. Namun suasana berubah, ketika kedua belah pihak melakukan perundingan untuk memulihkan hubungan. Perundingan ini mengalami kemajuan.

“Israel juga sangat membutuhkan negara seperti Turki di kawasan ini,” kata Erdogan dalam pidatonya.

Artinya, Erdogan mengakui bahwa Turki dan Israel saling membutuhkan satu sama lain. Menurutnya, hal ini adalah realita yang harus diterima.

“Bila langkah-langkah yang diimplementasikan berdasarkan atas ketulusan, maka normaliasasi hubungan akan tercapai,” paparnya.

Para Kedubes ditarik dari masing-masing negara sebagai dampak atas kasus Mavi Marmara, dan Erdogan mengatakan tiga syarat yang diajukan Turki untuk normalisasi, yaitu pencabutan blokade Gaza, kompensasi bagi korban kapal Mavi Marmara, serta permintaan maaf atas insiden tersebut.

Israel telah meminta maaf dan perundingan dalam hal ganti rugi juga hampir mencapai titik temu. Hanya saja, blokade di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas masih menjadi penghalang.

Meski demikian, Erdogan menyatakan bahwa Israel mengusulkan akan mengizinkan barang dan bahan bangunan melintasi Gaza jika berasal dari Turki.

“Kami harus melihat teks tertulis untuk memastikan tidak ada penyimpangan kesepakatan,” ujarnya.

Para pengamat menilai, pemulihan hubungan kedua negara dipercepat, karena Turki membutuhkan sekutu baru untuk mengatasi krisis atas retaknya hubungan dengan Rusia.

Erdogan sendiri telah mengadakan pembicaraan tertutup dengan Kepala Biro Politik Hamas, Khaled Meshaal, namun isi pembicaraan tersebut tidak diungkap ke media. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL