sumber: mehrnews

Jakarta, LiputanIslam.com – Selama dua tahun di bawah kepemimpinan Trump, AS membuat sejumlah kebijakan internasional yang menunjukkan kesombongan negara tersebut. Sebagaimana yang dilaporkan oleh Reuters, Pemerintahan Trump pada Rabu (3/10) menyatakan akan mundur dari dua perjanjian internasional, yaitu “Perjanjian Amity” tahun 1955 dan “Protokol Opsional” di bawah “Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik” tahun 1961.

Dalam keterangannya, Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton menyatakan bahwa keputusan ini diambil setelah Iran dan Palestina mengadukan AS kepada Mahkamah Agung Internasional (ICJ). Bolton juga mengecam pengadilan tertinggi PBB sebagai “dipolitisasi dan tidak efektif”. Ia bahkan mengancam akan meninjau semua perjanjian internasional yang dapat mengeksposnya pada keputusan yang mengikat oleh ICJ.

Dengan keputusan ini, selama dua tahun pemerintahan Trump, AS sudah mengeluarkan enam kebijakan internasional yang kesemuanya dilakukan secara sepihak. Selain dua kebijakan di atas, Amerika juga telah menarik diri dari kesepakatan iklim global, keluar dari perjanjian nuklir Iran, meninggalkan badan kebudayaan PBB, serta mengancam akan keluar dari NATO jika para anggota NATO enggan mengeluarkan anggaran lebih banyak untuk pertahanan.

Selain itu, selama berkuasa, Trump juga diberitakan telah menciptakan banyak ketegangan di pentas internasional, di antaranya adalah perang dagang dengan Tiongkok, Rusia, dan Turki. Baru-baru ini, Trump juga “melecehkan” Arab Saudi dengan mengatakan bahwa tanpa perlindungan AS, kekuasaan Raja Salman di Riyadh tak akan mungkin bisa bertahan lebih dari dua pekan.

(os/reuters/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*