Rustenburg,LiputanIslam.com—Enam buah bangunan milik para imigran yang menetap di Kota Rustenburg, Afrika Selatan, ludes terbakar api. Kejadian ini pun membuat para imigran yang hidup di negara itu semakin ketakutan.

“Sekarang kami semakin takut dengan berbagai serangan yang terjadi di beberapa kota. Toko-toko dan rumah kami bisa saja menjadi target ledakan,” ucap seorang penjaga toko asal Somalia, Mohamed Abdullah, pada Selasa (9/1).

Ia mengatakan bahwa usaha itu merupakan satu-satunya sumber pendapatan yang mereka miliki di negara ini.

Kebakaran ini disebabkan oleh warga Kota Rustenburg yang menilai bahwa tempat yang mereka bakar itu merupakan sarang obat-obatan dan rumah pelacuran.

Sementara itu, Ketua Forum Diaspora Afrika, Marc Gbaffou, mengatakan bahwa serangan-serangan itu serupa dengan serangan kelompok anti-imigran yang terjadi tahun lalu di Johannesburg.

“Apa yang terjadi di Rustenburg serupa dangan yang terjadi di Johannesburg tahun lalu,” ucapnya.

Tahun lalu, sekelompok orang membakar beberapa rumah milik imigran asal Nigeria yang tinggal di Rosetenville, sebuah perumahan di Johannesburg. Mereka menuduh imigran Nigeria itu telah menjual obat-obat terlarang dan mengoperasikan pelacuran. Setelah itu, aksi serupa menyebar di berbagai kota lainnya seperti Pretoria.

“Saya sudah menarik semua barang dagangan yang ada di toko, karena saya takut mereka akan menghancurkan toko,” ucap seorang imigran asal Mesir yang enggan disebut namanya.

Aksi kelompok yang anti terhadap imigran marak terjadi di seantero Afrika Selatan. Pada 2008, sebanyak 60 imigran telah kehilangan nyawa mereka akibat aksi masa tersebut. Sementara itu, pada 2015, tujuh orang imigran juga meninggal dunia dan ratusan orang telah kehilangan rumah dan lahan usaha.

Afrika Selatan merupakan salah satu negara yang menampung ribuan imigran yang datang dari seluruh Afrika dan beberapa negara lainnya.

Menteri keamanan Afrika Selatan, Fikile Mbalula, mengecam aksi massa tersebut dan memperingatkan penduduk setempat untuk tidak main hakim sendiri. Hingga saat ini, polisi masih memburu 50 orang yang diduga terlibat dalam aksi pembakaran enam bangunan di Rustenburg tersebut. (fd/AA)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*