Riyadh,LiputanIslam.com-Meski kabar yang tersiar menyebut kapal kargo Saudi batal memuat senjata dari Prancis, ternyata kapal Bahri Yanbu memuat senjata-senjata itu di perairan Prancis dan sedang menuju ke pelabuhan Jeddah.

Jumat (10/5) lalu, berdasarkan kutipan dari Euro News, media-media Barat memberitakan Bahri Yanbu batal berlabuh di pelabuhan Le Havre, Prancis. Kapal Saudi itu dikabarkan batal mengangkut senjata yang dibeli dari Prancis, lantaran “adanya tekanan dari lembaga-lembaga HAM.”

Ternyata kabar palsu ini sengaja disiarkan untuk mengelabui tentara Yaman. Mossad telah memberitahu pihak Saudi bahwa pejuang Yaman sudah tahu muatan kapal itu dan berencana untuk menghancurkannya. Maka, berusaha dikesankan bahwa Bahri Yanbu batal mengangkut senjata-senjata dari Prancis tersebut.

Bahri Yanbu sejak hari Rabu (8/5) telah mematikan sistem identifikasi kapal dan berlabuh di perairan pesisir Prancis. Muatan senjata itu lalu dipindahkan ke kapal dengan perahu-perahu kecil.

Dua LSM Prancis pada hari Kamis (9/5) dikabarkan telah meminta instansi terkait untuk mencegah dimuatnya senjata-senjata itu ke Bahri Yanbu. Namun instansi Prancis menyatakan,”pemuatan senjata tidak mengarahkan ancaman langsung kepada nyawa orang.” Sebab itu, mereka menolak permintaan di atas.

Sejak pecahnya perang di Yaman, lembaga-lembaga HAM telah mendesak Prancis agar jangan menjual senjata ke negara manapun yang terlibat dalam perang, seperti Saudi dan UEA. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*