Manama,LiputanIslam.com-Untuk kali pertama setelah terjadinya kemelut politik antara Qatar dengan sejumlah negara Arab, seorang warga Bahrain ditahan polisi atas tuduhan dukungan terhadap Qatar.

Menurut laporan yang dikutip dari al-Quds, Kementerian Dalam Negeri Bahrain hari ini (14/6) mengumumkan telah menangkap seorang pengacara. Dia dituduh mengunggah artikel-artikel yang menentang pemerintah Bahrain dan mendukung Qatar di media sosial.

Dalam statemen ini disebutkan,”Dalam rangka pengawasan atas topik-topik yang tersebar di media sosial yang berpotensi mengancam persatuan nasional, kami telah melacak tersangka dan akan menindaknya sesuai hukum.”

Kementerian Dalam Negeri Bahrain pada 8 Juni mengumumkan, setiap bentuk dukungan terhadap Qatar di media-media sosial dianggap tindak kriminal. Pelakunya akan diancam dengan hukuman penjara 5 tahun dan denda.

Seperti diketahui, sejak 5 Juni lalu, Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Mesir telah memutus hubungan diplomatik dengan Qatar. Langkah ini diikuti sejumlah negara Arab lain. Mereka mengklaim, hal ini dilakukan karena Doha mendukung terorisme. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL