Teheran,LiputanIslam.com-Sehari usai pemerintah AS menyebut Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebagai “organisasi teroris,” para anggota legislatif Iran pada hari Selasa (9/4) menyuarakan dukungan untuk IRGC dan penentangan mereka terhadap Washington.

“Menyusul keputusan Gedung Putih yang mencantumkan IRGC dalam daftar teroris asing, parlemen Iran mengawali sidang terbuka mereka dengan slogan ‘mampus Amerika,’”demikian dilansir oleh Associated Press.

“Para anggota parlemen Iran juga mengenakan seragam IRGC sebagai bentuk dukungan terhadapnya,”lanjut kantor berita AS ini.

Menurut Associated Press, keputusan AS Senin kemarin adalah sebuah pernyataan atas sebuah negara asing yang belum pernah dilakukan sebelum ini. Hal ini mungkin akan mendorong Iran melakukan pembalasan dan menyulitkan upaya AS untuk menyatukan para sekutunya di kawasan.

“Sebagai balasan atas langkah Washington, Iran menyebut semua serdadu AS sebagai teroris dan menjuluki AS sebagai pendukung terorisme,”lanjut Associated Press.

David Rohde (analis CNN) juga mengkritik langkah pemerintahan Donald Trump atas IRCC ini. Menurutnya, tindakan ini adalah contoh jelas pengabaian pemerintah Trump terhadap kebijakan-kebijakan AS sebelum ini.

“Tindakan ini adalah hadiah (Trump) kepada Benyamin Netanyahu sebelum diadakannya pemilu Israel. Pada hakikatnya, langkah ini adalah ancaman yang akan mengucilkan pemerintahan Trump dan Israel,”kata Rohde. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*