Ankara,LiputanIslam.com-Dubes Palestina untuk Turki menanggapi penyelenggaraan Lokakarya Manama baru-baru ini. Faed Mustafa mengatakan,”Lebih dari 2 tahun mereka bicara soal sebuah kesepakatan yang disebut ‘Kesepakatan Abad Ini.’ Namun kami menyebutnya ‘Kebohongan Terbesar Abadi Ini.’”

Pernyataan ini disampaikan Mushtafa di hadapan publik yang berkumpul di provinsi Eskisehir, barat laut Turki.

Para pengunjuk rasa mengutuk kehadiran negara-negara Arab di lokakarya tersebut, yang diadakan untuk melenyapkan norma-norma Palestina dan memuluskan penjajahan Rezim Zionis.

Baca: Jihad Islam: Rezim Bahrain Bertindak Seperti Tikus Percobaan di Kancah Politik

Lokakarya Manama diadakan pada Selasa dan Rabu (25-26 Juni) lalu dengan tema “Rancangan Perdamaian untuk Pemekaran Ekonomi.” Lokakarya yang diadakan di ibukota Bahrain itu merupakan mukadimah untuk pelaksanaan Deal of The Century.

“’Deal of The Century’ adalah sebuah kesepakatan mencurigakan, yang bertujuan untuk mempertahankan koloni dan pemukiman-pemukiman ilegal Zionis di tanah Palestina, serta menjadikannya sebagai bagian dari Israel,”lanjut Mustafa.

Dalam unjuk rasa tersebut, para peserta membawa sejumlah tulisan seperti “Palestina Tidak Dijual.” Mereka juga menyuarakan slogan-slogan sebagai dukungan untuk Palestina, Baitul Maqdis, dan hak pengungsi Palestina untuk kembali ke tanah air mereka.

“Dalam kesepakatan yang digagas mereka (tim Trump) ini, tak ada hal apa pun terkait Baitul Maqdis, atau pembentukan sebuah negara merdeka Palestina yang beribukotakan al-Quds, atau hak pengungsi Palestina untuk pulang,”tandas Mustafa. (af/alalam)

Baca Juga:

Zarif: Pemula Perang Terhadap Iran Jangan Harap Dapat Mengakhirinya

Menlu Bahrain Serukan Dialog Terbuka dengan Israel

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*