Washington,LiputanIslam.com-Kementerian Hukum AS menuding dua mantan pegawai Twitter melakukan aksi spionase untuk Arab Saudi.

Menurut laporan Washington Post, tuduhan ini dirilis pada hari Rabu (7/11) di San Fransisco, sehari setelah penangkapan Ahmad Abouammo. Abouammo adalah warga AS sekaligus mantan pegawai Twitter yang didakwa memata-matai akun tiga pengguna Twitter. Salah satu akun yang dimata-matai Abouammo berisi tentang aktivitas internal para pejabat senior Saudi.

Baca: Iran Mulai Lagi Pengayaan Uranium, Rusia Salahkan AS

Selain itu, Abouammo juga dituduh memalsukan dokumen untuk menyimpangkan penyelidikan polisi federal AS.

Tertuduh kedua adalah Ali Alzabarah, yang juga merupakan warga Saudi. Dia dituding mengakses informasi-informasi pribadi lebih dari 6 ribu akun Twitter pada tahun 2015. Alzabarah melakukannya sebagai proksi Saudi.

Salah satu akun yang diakses Alzabarah adalah milik Omar Abdulaziz, seorang oposisi terkemuka Saudi yang berhubungan dekat dengan Jamal Khashoggi.

Kejaksaan AS menyatakan, tertuduh ketiga adalah Ahmed Almutairi, juga warga Saudi, yang bekerja sebagai perantara antara pejabat Saudi dan pegawai Twitter. Almutairi juga dituding sebagai mata-mata.

Menurut Washington Post, Alzabarah dan Almutairi saat ini berada di Saudi.

Para pakar menyatakan, ini adalah kali pertama jaksa-jaksa federal AS secara terbuka menuduh warga Saudi melakukan kegiatan spionase di AS. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*