Damaskus,LiputanIslam.com—Beberapa orang Diplomat mengatakan pada Minggu (21/1)  bahwa Dewan Keamanan PBB akan menggelar sidang darurat pada Senin (22/1) untuk membahass krisis kemanusiaan yang melanda di Suriah dan agresi militer Turki ke wilayah Afrin, Suriah, pada Sabtu kemarin.

Sidang ini akan dimulai dengan penyampaian laporan Sekjen PBB Untuk Urusan Kemanusiaan, Mark Lowcook, atas kunjungannya ke Suriah beberapa waktu lalu.

Menlu Prancis, Jean-Yves Laudrian, mengatakan bahwa negaranya sangat prihatin dengan “kemunduran” yang terjadi di daerah-daerah konflik seperti Afrin.

Rusia, sebagai negara pendukung pemerintah Suriah, telah menyampaikan keprihatinannya atas serangan itu. Menhan Rusia mengatakan telah menarik pasukan Rusia dari wilayah Afrin, untuk mencegah kemungkinan ada provokasi dari pihak-pihak tertentu, serta mengamankan militernya dari ancaman apapun.

Sementara itu, Washington, telah meminta Ankara untuk menahan diri dan menjaga agar operasi militer Turki tidak menghilangkan nyawa warga sipil. Namun, Sekjen As, James Mattis, mengatakan bahwa para pejabat As sebelumnya telah mendapatkan informasi mengenai serangan militer tersebut. (fd/al-alam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*