Paris,LiputanIslam.com-Sumber-sumber terpercaya di Prancis pada rabu (4/10) mengabarkan, dua musala di sekitar Paris diperintahkan untuk ditutup sampai berakhirnya kondisi luar biasa. Dua musala tersebut ditutup dengan alasan menyebarkan radikalisme dan menyanjung terorisme.

Menurut laporan AFP dari Versailles, polisi pada hari Senin (2/10) mengeluarkan perintah penutupan masjid kecil di Sartrouville, barat laut ibukota Prancis. Pihak kepolisian menyebut masjid itu sebagai tempat rujukan kelompok salafi di komunitas Muslim setempat.

Aparat keamanan Paris mengklaim, tempat itu adalah bekas pusat Islam radikal. Sejumlah aktivis di sana dikabarkan pergi ke Suriah tahun 2013, sedangkan yang lain menyebarkan ajaran radikalisme sebagai langkah awal aksi-aksi teroris.

Said Djelleb, ketua himpunan kebudayaan Muslim Sartrouville, dalam wawancaranya dengan AFP membantah keras tuduhan polisi ini.

Polisi juga dilaporkan menginstruksikan penutupan sebuah musala di daerah Fontenay–aux- Roses di barat daya Paris. Tempat itu juga diklaim menyebarkan terorisme di tengah warga. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL