Washington,LiputanIslam.com-Juru bicara Gedung Putih, Sean Spicer, meminta maaf atas pernyataannya tentang Adolf Hitler, pemimpin Nazi Jerman, yang tidak pernah menggunakan senjata kimia.

Dalam jumpa pers Selasa (11/4), Spicer berupaya mendiskreditkan Bashar Assad, presiden Suriah, dan menuduh Damaskus menggunakan senjata kimia. Dia membandingkan Assad dengan Hitler dan berkata,”Bahkan orang sekejam Hitler pun tak tega menggunakan senjata kimia terhadap rakyatnya sendiri seperti Assad.”

Pernyataan dari juru bicara kepresidenan ini segera memicu reaksi keras dari media-media Amerika. Bahkan sebagian kelompok Yahudi Amerika menuntut agar Spicer dipecat.

Setelah dituduh media mengingkari Holocaust dan keberadaan kamar-kamar gas Nazi, Spicer lalu menyatakan kekeliruannya kepada CNN. “Saya keliru dan minta maaf. Ini tidak akan terulang lagi,”ucapnya.

Sejak dilantik sebagai juru bicara Gedung Putih tiga bulan lalu, hampir setiap hari Spicer menyampaikan pernyataan-pernyataan menggemparkan. Dalam wawancara dengan CNN dia juga mengatakan hal kontroversial lain. Dia berkata,”Saya tidak ingin menyebabkan fokus negara terpecah dalam upayanya mewujudkan ‘instabilitas’ Timteng.” (af/farsnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL