Sanaa,LiputanIslam.com-Dalam sebuah acara yang dihadiri Saleh Samad, Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman, empat drone buatan lokal dipamerkan untuk umum.

Menurut laporan situs berita nthnews.net milik kelompok Ansharullah, drone-drone ini mampu mengintai, melacak, mengumumkan keadaan bahaya, dan menyerang wilayah musuh.

Samad menyampaikan apresiasinya atas pencapaian militer Yaman ini dan mengatakan,“Drone-drone ini dibuat di tengah kondisi sulit akibat agresi Saudi ke Yaman selama tujuh ratus hari.”

Samad menambahkan, para agresor telah menggunakan semua senjata dan peralatan modern, propaganda media, serta para tentara bayaran dari dalam dan luar negeri. Meski demikian, mereka tak sanggup melemahkan spirit juang dan perlawanan rakyat Yaman.

Di lain pihak, situs koran Okaz milik Saudi menukil pernyataan Majid al-Qasabi, Menteri Perdagangan dan Investasi Saudi, bahwa Riyadh sedang mengupayakan produksi senjata-senjata lokal.

Al-Qasabi menyatakan, sebelum ini Saudi tak pernah berinisiatif memproduksi senjata. Menurutnya, rencana ini dilakukan guna mendukung pengembangan ekspor nonmigas Saudi.

Baru-baru ini, tentara Yaman mengumumkan ketidakmampuan sistem rudal buatan Amerika untuk menghadang rudal-rudal pejuang Yaman.

Dalam pernyataan ini disebutkan, meningkatnya kualitas dan akurasi rudal-rudal Yaman membuat sistem rudal Patriot yang tahun lalu diberikan AS kepada Saudi tak mampu membendungnya.

Tentara Yaman juga mengumumkan, dalam waktu singkat dan di tengah kondisi serbasulit, mereka berhasil mendapat kemajuan signifikan di medan perang berkat SDM lokal.

Laporan-laporan menyebutkan, dalam beberapa bulan terakhir, para pejuang Yaman membalas agresor dengan menembakkan rudal-rudal balistik ke tempat-tempat strategis di tanah Saudi. (af/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL