Kairo,LiputanIslam.com-Koran al-Diyar terbitan Lebanon, dalam edisi Sabtu (1/4) menulis,”Qatar telah menganggarkan 200 juta dolar untuk meneror Abdul Fatah al-Sisi, presiden Mesir. Namun biro intelijen Amerika memperingatkan Qatar dan memintanya mengurungkan niatnya. Namun, proyek ini masih terus berlanjut, sebab Amerika tidak menekan Qatar sebagaimana mestinya.”

Berdasarkan strategi yang disusun biro intelijen Qatar untuk meneror al-Sisi, rencananya sejumlah anggota Ikhwanul Muslimin akan mengebom kendaraan yang ditumpangi presiden Mesir ini.

Setelah terungkapnya konspirasi tim Qatar-Mesir untuk meneror dirinya, al-Sisi mengancam akan mengebom Doha, ibukota Qatar, berapa pun biayanya. Tamim bin Hamd, Amir Qatar, menerima ultimatum al-Sisi dari pihak ketiga.

Sebelum ini, al-Sisi meninggalkan ruangan pertemuan saat Amir Qatar berpidato dalam KTT ke-28 Liga Arab di Yordania.

Sejak kudeta 3 Juli 2013 yang diprakarsai al-Sisi, Menteri Pertahanan Mesir saat itu, terhadap Mohammad Mursi, hubungan Kairo-Doha menurun drastis, sebab Mursi adalah presiden yang didukung Qatar. Hubungan ini sedemikian memburuk sehingga terkadang kebijakan-kebijakan kedua belah pihak berujung pada reaksi dan pertikaian kekanak-kanakan. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL