Damaskus, LiputanIslam.com — Kelompok teroris yang bertebaran di Suriah terpaksa lari terbirit-birit menuju perbatasan Turki. Jumlahnya meningkat dua kali lebih banyak. Hal ini terjadi karena pasukan Suriah melakukan operasi militer yang intensif.

“Tentara Suriah, yang bekerjasama dengan kelompok-kelompok perlawanan, telah berada di atas angin. Kami memerangi teroris takfiri di berbagai wilayah, seperti Damaskus, Dara’a, Suwayda, Latakia, Aleppo, Hama, dan Homs. Hasilnya mengembirakan,” jelas juru bicara Tentara Arab Suriah (SAA) Brigadir Jenderal Ali Mayhoub.

Dan pada hari Sabtu, Angkatan Udara Suriah berhasil menghancurkan konvoi kendaran milik Jabhat al-Nusra di desa al-Hbeit, di perbatasan antara Idlib dan Hama.

Sementara itu, SAA berhasil menemukan terowongan sepanjang 200 meter yang terletak antara Housh al-Farah dan Housh Nasri di daerah Douma Farms. Di wilayah ini masih bercokol teroris ISIS, dan pasukan gabungan Suriah tengah berusaha untuk mengambil alih. Terowongan ini difungsikan untuk melakukan transfer senjata dan melakukan pergerakan lainnya.

SAA juga berhasil menghancurkan posisi komando teroris di Hama dan Idlib dalam 24 jam terakhir.

“Posisi komando Ahrar al-Sham di Hama telah dihancurkan. Angkatan Udara Suriah juga mengancurkan posisi komando Jabhat al-Nusra di arena Latamna dan posisi komando di Ma’ar Kibba, Hama,” jelasnya lagi, seperti dilansir Presstv, (27/12/2015).

Dalam beberapa waktu terakhir, pasukan gabungan Suriah telah mendapatkan kemajuan signifikan dan berhasil merebut banyak wilayah dari tangan teroris. Keterlibatan Rusia yang turut menggempur kelompok teroris juga menjadi angin segar. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL