Sana’a,LiputanIslam.com—Menurut data yang dilansir oleh Pusat Komando AS (CENTCOM), serangan militer Amerika ke Yaman meningkat hingga enam kali lipat dibandingkan dengan tahun 2016. Data tersebut menuliskan bahwa pada tahun 2017 saja, militer AS telah melancarkan 131 serangan ke Yaman. Sementara pada tahun 2016, militer tercatat hanya melakukan 21 serangan saja. Serangan-serangan tersebut dilancarkan melalui perantara drone dan tidak.

Pejabat senior AS mengklaim bahwa serangan-serangan tersebut telah berhasil memberantas kelompok teroris, bahkan 50 anggota militant tewas dalam sekali serangan.

Setelah Trump menduduki tampuk kekuasaan Amerika, ia pun langsung mendeklarasikan Yaman sebagai negara brutal seperti Somalia. Deklarasi ini menjadi alasan bagi militer AS untuk mengambil tindakan atas nama kelompok teroris, meski tanpa persetujuan dari Gedung Putih.

Ketika pejabat AS ditanya mengenai jumlah militer yang ada di Yaman, ia menolak untuk menyebutkan jumlah detail. Ia hanya mengatakan bahwa hanya sedikit militer AS yang ada di Yaman. (fd/al-Alam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*