Suriah,LiputanIslam.com—Duta Besar AS untuk PBB mengatakan bahwa Dewan Keamanan PBB (UNSC) akan mengadakan pertemuan darurat para Rabu untuk membahas serangan fatal di Provinsi Idlib, Suriah.

Sementara itu, komisi yang berafiliasi dengan Dewan HAM PBB, yang bertugas menyelidiki pelanggaran hak asasi di negara Arab, mengatakan bahwa mereka telah melakukan penyelidikan atas serangan kimia yang terjadi di Provinsi Idlib.

“Laporan menunjukkan bahwa ini adalah serangan senjata kimia yang sangat berbahaya. Saat ini, komisi sedang menyelidiki keadaan di sekitar serangan, termasuk dugaan penggunaan senjata kimia, “Ucapnya dalam laporan tersebut.

Lebih lanjut lagi, komisi tersebut mengatakan bahwa penggunaan senjata kimia serta penghancuran fasilitas medis secara sengaja merupakan sebuah kejahatan perang dan juga pelanggaran yang serius atas hak asasi manusia.

“Para pelaku serangan tersebut harus segera diidentifikasi dan bertanggung jawab,” tambahnya, seperti dilaporkan Press tv.

Kelompok oposisi Suriah mengklaim bahwa serangan pada Selasa itu disebabkan oleh serangan udara pemerintah Suriah atau pesawat tempur Rusia.

Kementerian Pertahanan Rusia, secara resmi menolak klaim tersebut dan mengatakan bahwa pesawat angkatan udara Rusia belum melakukan serangan apapun di Khan Shaykhun, provinsi Idlib.

Pada kesempatan lain, Utusan khusus PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura mengutuk serangan kimia tersebut dan mengatakan bahwa serangan itu diluncurkan dari udara.

“Kita semua telah mengetahui bahwa itu adalah serangan kimia yang diluncurkan dari udara,” ucap De  Mistura dalam konferensi pers bersama dengan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Federica Mogherini.

De Mistura menyebutkan bahwa setiap kali ada tanda kemajuan dalam perundingan damai Suriah, selalu saja ada seseorang yang berusaha untuk merusaknya.

“Setiap kali kita memiliki kesempatan, selalu saja ada seseorang, bagaimana pun caranya mencoba untuk melemahkan harapan atas perdamaian tersebut dengan membuat kengerian dan kemarahan masyarakat,” ucapnya.

Mogherini mengatakan serangan Idlib adalah pengingat bahwa situasi di Suriah semakin mengkhawatirkan. (fd/Tasnim)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL