Riyadh,LiputanIslam.com-Guna menarik wisatawan asing, Saudi berencana membangun sebuah resor wisata yang tidak memberlakukan hukum Islam secara ketat. Resor ini akan dibangun di pesisir barat laut Laut Merah. Wisatawan asing bahkan tak membutuhkan visa untuk mengunjungi resor tersebut.

Di kawasan wisata yang rencananya akan dibangun tahun depan ini, tidak ada batasan terkait hijab bagi wanita, pemisahan jenis kelamin, bahkan minuman beralkohol. Kawasan wisata bebas ini dibangun demi mengurangi ketergantungan Saudi kepada devisa dari minyak.

Menurut pernyataan resmi pejabat Saudi, proyek ini meliputi 50 pulau di area seluas 24 ribu kilometer persegi. Resor akan dibangun antara kota Umm Lajj dan al-Wajh (yang luasnya melebihi negara Belgia).

Proyek ini diprediksi akan selesai dalam dua tahun. Anggaran proyek ambisius ini diambil dari Dana Investasi Publik.

Kekhawatiran bahwa warga Saudi akan terpengaruh budaya asing ditepis dengan dalih jauhnya resor ini dari kota-kota besar Saudi. Proyek ini disebut-sebut akan menciptakan 35 ribu lapangan kerja dan menghasilkan pemasukan sekitar 4 milyar dolar bagi Saudi. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL