Riyadh,LiputanIslam.com—Akhir-akhir ini, isu mengenai hubungan yang terjalin antara Arab Saudi dan Israel, semakin hangat dibicarakan oleh berbagai media. Bahkan, Arab Saudi memaksa rakyat Palestina untuk menerima perjanjian yang menguntungkan Israel, tetapi merugikan nasib mereka.

Benjamin Netanyahu Mantan Penasihat Keamanan Israel mengatakan pada Sabtu (25/11) Bahwa Arab Saudi akan berusaha mendesak Palestina agar menerima perjanjian yang bahkan merugikan masa depan mereka sendiri.

Yaacov Nagel, Mantan PM Israel mengatakan bahwa Arab Saudi sangat antusias untuk memulai kerjasama dengan Israel untuk menjatuhkan Iran. Bahkan, karena itu Saudi tidak perduli dengan bentuk perjanjian yang harus disetujui oleh Palestina.

“Mereka (Delegasi Arab Saudi) hanya mengatakan bahwa ada perjanjian yang dibuat antara Israel dan Palestina, tetapi mereka “masa bodoh” denga isi perjanjian tersebut,” ucap Nagel. “Perjanjian itu hanya diperlukan sebagai syarat agar tujuan kerjasamanya dengan Israel segera tercapai.”

Komentar Mr Nagel ini disampaikan saat media masa sedang gencar-gencarnya menyoroti hubungan yang sedang terjalin antara Arab Saudi dan Israel. (fd/telegraph)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL